jump to navigation

Serba-serbi Idul Fitri 1432 H Tuesday, September 6, 2011

Posted by F_Ribery in lain-lain.
Tags: , , ,
trackback

Hari raya Idul Fitri 1432 H baru saja berlalu. Tentunya kita tahu, lebaran kali ini yang paling heboh dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Lebaran kali ini terasa agak hambar karena seperti “diundur” satu hari kebelakang. Dan pihak yang paling banyak dikecewakan adalah ibu-ibu. Kenapa ibu-ibu? Karena ibu-ibu sudah mempersiapkan masakan sejak hari senin untuk dimakan keesokan harinya. Disimpan untuk hari rabu, keburu basi, ya terpaksa dimakan waktu sahur.

Mas Bro sekalian, ini hanya khayalan saya. Jangan diprotes ya… 😛  Saya akan mencoba untuk menghitung berapa jumlah rupiah yang melayang gara-gara masakan basi. Misalkan, penduduk Indonesia 2011 anggaplah 237 juta jiwa. Anggap 80 % penduduk memeluk Islam (80%*237 jt = 189,6 juta Muslim). 1 keluarga terdiri dari 4 orang. (189,6jt/4 = 47,4 jt keluarga). Dari keluarga Muslim tersebut, anggaplah 50 % memasak opor ayam + ketupat. (47,4jt * 50 % = 23,7 jt keluarga ). Anggaplah setiap keluarga memasak menu opor ayam+ketupat untuk 8 porsi. Harga perporsinya 10.000. Karena lebaran mundur, masakan yg termakan hanya 60 persennya saja, sisanya tidak dimakan/basi. Pertanyaan: berapa rupiah makanan yang basi ?

23,7 jt * 8 * 10.000 * 40% = 758.400.000.000 (758,4 M …………….) jumlah yang fantastis bukan….?

(jumlah nominal diatas hanya perkiraan saja, kurang lebihnya saja, sepertinya banyak kurangnya..laaaa wong saya cuma ngayal kok 🙂 )

Sangat disayangkan bukan? Coba kalau lebaran harinya sama. ngga hilang tuh duit……

Gambar nyomot dari republika.co.id

Sebenarnya ada cara yang paling gampang/cara kampungan untuk membuktikan kapan tepatnya 1 syawal. Menurut Mustofa B. Nahrawardaya seperti menurut artikelnya di kompasiana , kita membutuhkan waktu 15  hari lagi. Untuk lebih lengkapnya silahkan baca sendiri di kompasiana .  (malas saya nulisnya..he..he… 🙂

Versi Muhammadiyah,tanggal 1 Syawal 1432 H, jatuh pada Selasa tanggal 30 Agustus 2011.

Versi Pemerintah, maka tanggal 1 Syawal 1432 H, jatuh pada Rabu tanggal 31 Agustus 2011.

Logikanya begini (menurut beliau)

Jika tanggal 1 Syawal 1432H jatuh pada tanggal 30 Agustus 2011M, maka Bulan Purnama akan jatuh pada tanggal 13 September 2011.

Jika tanggal 1 Syawal 1432H jatuh pada tanggal 31 Agustus 2011M, maka Bulan Purnama akan jatuh pada tanggal 14 September 2011.

Kita lihat saja bulan purnama dilangit pada tanggal 13-14 September. Mudah-mudahan tidak turun hujan. Kita tunggu versi siapa yang benar….. 🙂

Advertisements

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: