jump to navigation

Hati-Hati dengan Sumpah Palsu Tuesday, April 12, 2011

Posted by F_Ribery in Agama Islam.
trackback

Seringkali kita mendengar ada seseorang yang mengucapkan sumpah “demi Allah” untuk menutupi perbuatan salahnya. Sering juga kita mendengar pejabat pemerintah yang pada saat kampanye menjanjikan yang macam-macam tetapi setelah menjabat melupakan janjinya. Loh kok ngomongin kampanye..xiixiii ๐Ÿ™‚

Artikel ini ditulis setelah saya menonton tayangan Islam KTP di salah satu stasiun televisi swasta. Terlepas dari karakter-karakternya seperti Bang Mahdit yang suka menghina orang, yang tidak patut ditiru, sinetron ini penuh akan nuansa dakwah.ย  Salah satu scane yang paling saya tunggu adalah dakwah dari Ustad Qadir yang diperankan oleh Ustad M. Hariri. Ceramahnya begitu lugas dan gampang dimengerti. Inilah salah satu ceramahnya yang berhasil saya rangkum. Cekidoot…..

Jika kita percaya kepada hari akhir,ย  percaya kepada hari kiamat, dan percaya akan keberadaan neraka tentu kita tidak akan sembarang mengucapkan kata “demi Allah” .

“salamatul insan fi hifdzil lisan”ย  selamatnya seseorang ketika dia berhasil menjaga lisannya. Seseorangย  bisa disebut Muslim yang Islamnya bukan Islam KTP jika dia bisa menghadirkan karakteristik seorang Muslim sejati.

“Al muslimu, man salima al muslimuna min lisanihi wa yaddihi” (H.R Bukh0ri muslim)

Seorang muslim sejati adalah seseorang yang membuat orang lain merasa tenteram dari lisan dan tangannya.

Kita memang tidak boleh suudzon, tidak boleh berburuk sangka, akan tetapi kalaupun kita sedikit berbicara tentang bagaimana tingkah laku pejabat yang mereka tingkah lakunya tidak sesuai dengan sumpah mereka, sudahlah itu urusan mereka . Lagi pula mereka akan mempertanggungjawabkan di akhirat.ย  Mungkin didunia mereka bisa mengelabuhi manusia, bisa membohongi manusia, bisa membuat rakyat tertipu. tetapi tidak dengan Allah. Diakhirat semua jelas, semua tampak terlihat tidak ada satupun yang tersembunyi.

“Alyauma nakhtimu ‘alaa afwahihim, wa tukallimuna aidhihim, wa tasyhadu arjuluhum bimaa kaanu yaksibuun”ย  (Surat Yasin ayat 65)

“Pada hari ini Kami akan tutup mulut mereka, dan tangan mereka akan berkata kepada Kami, dan kaki mereka akan bersaksi tentang apa yang telah mereka lakukan.”

Tidak mungkin ada lagi kebohongan di akhirat.ย  Bahkan Rasullulah SAW sudah menegaskan

ุฃูŽู„ุงูŽ ูƒูู„ู‘ููƒูู…ู’ ุฑูŽุงุนู ูˆูŽูƒูู„ู‘ููƒูู…ู’ ู…ูŽุณู’ุคููˆู„ูŒ ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุนููŠู‘ูŽุชูู‡ู

“setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan diminta pertangungjawaban.

Biarkanlah mereka bertanggung jawab kepada rakyat, kebohongan mereka akan dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT.

Wassalam…..

Advertisements

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: