jump to navigation

Ayo….Investasi Emas dari Sekarang!!!! (part 2) Wednesday, April 7, 2010

Posted by F_Ribery in lain-lain, Produk.
trackback

Ikan hiu ikan cucut……lanjut…!

Well, sekedar mengingatkan kembali pelajaran ekonomi/akuntansi waktu jaman SMU dulu ada jenis-jenis investasi berdasarkan waktu, yaitu :

  • investasi jangka pendek (jangka waktu< 1 thn) misalnya tabungan, emas, dll
  • dan investasi jangka panjang(jangka waktu > 1 thn), misalnya berupa tanah, obligasi, saham, dll

Macam-macam jenis investasi :

  1. investasi pada asset riil (Real Assets) misalnya : tanah, emas, bangunan dll
  2. investasi pada asset finansial (financial assets):
  • investasi di pasar uang : deposito, sertifikat BI, dll
  • investasi di pasar modal : saham, obligasi, opsi, warrant dll

lha..terus apa keuntungan dan kerugian masing-masing investasi diatas mas?

ok saya akan menjelaskan ( kayak orang pinter ajah..xiiixiii :-P…)

ckckck cakep bener nih cewek,,,(ngga ada hubungannya sama topik pembahasan..xiixii 😛 )

Ok, sekarang kembali ke benang merah (ovj mode:on). Mari kita lihat keuntungan dan kerugian dari jenis investasi tersebut. (dari berbagai sumber)

Tabungan

Menyimpan uang di bank untuk dipergunakan kemudian jika diperlukan.

(+) Dapat diambil kapan saja dan tidak memiliki risiko.

(-) Uang dapat dengan mudah berkurang, karena dapat diambil kapan saja dengan mudah serta bunga yang kecil.

Deposito

Menyimpan uang untuk periode tertentu, bila belum jatuh tempo uang tidak dapat diambil atau akan mendapat penalti bila diambil sebelum waktunya.

(+) Risiko sangat rendah. Bunga yang dapat diterima lebih besar dibandingkan tabungan biasa.

(-) Keuntungan atau bunga yang diterima lebih sedikit bila dibandingkan dengan jenis investasi lain yang berhadapan langsung dengan risiko pasar.

Reksadana

Adalah tempat menghimpun dana secara kolektif. Dana yang terkumpul akan dikelola oleh Manajer Investasi yang akan diinvestasikan pada jenis investasi lainnya. Bila mendapat keuntungan atau kerugian akan dibagi secara rata untuk para investor. Ini dapat menjadi pilihan bagi Anda yang baru memulai untuk berinvestasi. Jenis risikonya berbeda, tergantung jenis risiko yang dipilih. Jenisnya adalah reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, reksadana saham, dan reksadana campuran.

(+) Tidak perlu memiliki banyak pengetahuan, karena dikelola oleh Manajer Investasi. Karena diinvestasikan ke banyak tempat, maka bila terjadi kerugian di satu tempat bisa tertolong tempat lain yang mungkin menghasilkan keuntungan.

(-) Bagi sebagian orang, karena tidak dikelola sendiri sering tidak puas dengan hasilnya. Keuntungan lebih sedikit dibandingkan saham dan ada biaya yang dikeluarkan untuk pengelolanya.

————bersambung………..besok lagi ya…..  😛

Advertisements

Comments»

1. blackmoon - Wednesday, April 7, 2010

owh..
aku baru taw tuh yg ttg reksadana..

btw mas firman,,mustinya pajang fotoku..
Lebih cantiiiikkkk dr cwe india ntu tuh..
ahahahay…

bagus2..mas inPohnya ^^


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: