jump to navigation

Assurance Services Saturday, November 8, 2008

Posted by F_Ribery in auditing.
trackback

Assurance Services(Pelayanan Assurance/pelayanan verifikasi) adl pelayanan atau jasa professional independent yg dapat meningkatkan kualitas informasi bagi para pembuat keputusan.

Atestasi merupakan salah satu jenis jasa assurance yang disediakan oleh kantor akuntan publik , dimana akuntan public (CPA) akan menerbitkan laporan tertulis yg isinya antara lain berupa suatu kesimpulan tentang keterpercayaan atas asersi (pernyataan yg menyebutkan sesuatu itu benar) yg dibuat oleh pihak lain.

Terdapat 3 kategori jasa atestasi : audit atas laporan keuangan histories, tinjauan (review) atas laporan keuangan histories, dan jasa atestasi lainnya.

Audit atas laporan keuangan histories : merupakan bentuk jasa atestasi yg mana si auditor menerbitkan laporan tertulis berisi pendapat atau opininya mengenai apakah laporan keuangan histories tsb telah disusun berdasarkan prinsip-prinsip akuntansi yg berlaku secara umum(PABU) yg kemudian disebut PSAK.

Tinjauan atas laporan Keuangan Historis : adl jenis jasa atestasi yg dilakukan oleh kantor akuntan public. Jika pelaksanaan suatu audit akan memberikan rasa keandalan pada laporan keuangan dalam tingkat yg tinggi, maka jasa tinjauan hanya akan memberikan rasa keandalan pada tingkat menengah saja atas suatu laporan keuangan, oleh karena itu hanya perlu mengumpulkan bukti2 yg tidak terlalu banyak untuk mendukung tingkat keandalan tersebut.

Jasa2 atestasi lainnya: sebagian besar dari jenis jasa ini merupakan suatu pengembangan alami dari audit atas laporan keuangan histories, akibat dari keingninan para pengguna informasi untuk mencari rasa keandalan dari pihak independent tentang berbagai jenis informasi. Sebagai contoh, bank2 seringkali memninta para debiturnya untuk mengikat perjanjian dengan kantor akuntan public agar mereka dapat memberikan rasa keandalan pda banker tentang kepatuhan para debitur atas berbagai kewajiban2 tertentu yg harus dipatuhi oleh debitur dala akta perjanjian mereka dg bank.

Jasa2 assurance lainnya:

Jasa2 assurance pada teknologi informasi:jasa webtrust akuntan public, jasa menilai keterpercayaan system informasi (information system reliability services/systrus)

Jasa2 assurance pada jenis informasi lainnya:pandangan penampilan CPA, Jasa elder care CPA, jasa laporan resiko CPA.

Contoh jasa assurance lainnya: mystery shopping pelanggan, penilainan resiko penipuan dan tindakan illegal,penilaian kesesuian kebijakan dan prosedur perdagangan, pemenuhan perjanjian royalty hiburan, sertifikasi ISO 9000, audit lingkungan.

Jasa non assurance yg disediakan oleh akuntan public: jasa akuntansi dan pembukuan, jasa perpajakan,jasa konsultasi manajemen.

3 kriteria pemeberian kredit oleh bank:

– tingkat bunga yg bebas resiko

– resiko bisnis yg dihadapi klien

– Resiko informasi: mencerminkan kemungkinan bahwa informasi yg diperoleh dalam kaitannya dgn pembuatan keputusan merupakan informasi yg tidak akurat. Suatu penyebab yg mungkin ats terjadinya resiko informasi adalah tidak akuratnya laporan keuangan klien.

Penyebab2 resiko informasi:

Jauhnya sumber informasi, biasdan motif penyedia informasi,jumlah data yag sangat besar, transaksi pertukaran yg kompleks

Pengurangan resiko informasi:

<!–[if !supportLists]–> <!–[endif]–>pengguna informasi menguju informasi yg diperolehnya, pengguna informasi berbagi resiko informasi dgn manajeman, laporan keuangan yg diaudit telah tersedia.

Auditing adalah pengumpulan serta pengevaluasia bukti2 atas informasi untuk menentukan dan melaporkan tingkat keseuaianan informasi tersebut dgn kriteria2 yg telah ditetapkan. Auditing harus dilaksanakan oleh seseorang yg kompeten dan independent

Bukti audit adalah setiap informasi yg digunakan oleh auditor untuk menentukan apakah informasi yg sedang diaudit tersebut telah disajikan sesuai dgn kreteria yg ada.

Jenis2 audit:

Audit operasional: tinjauan atas bagian tertentu dari prosedur serta metode operasional organisasi tertentu yg bertujuan mengevaluasi efiesiensi serta efektifivitas prosedur serta metode tersebut.

Audit Kepatuhan : tujuannya ada menentukan apakah klien (auditee) telah mengikuti prosedur, tata cara, serta peraturan yg dibuat oleh otoritas yg lebih tinggi.

Audit atas laporan keuangan : dilaksanakan untuk menentukan apakah selusuh laporan keuangan (informasi yg diuji) telah dinyatakan sesuai dengan criteria tertentu.

Jenis2 auditor: kantor akuntan public, general accounting office auditors (auditor kantor pemerintah), auditor pajak, serta auditor pemerintah.

 

Advertisements

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: