jump to navigation

Audit Penjualan, Penerimaan dan Penggajian Saturday, January 29, 2011

Posted by firman ffirmann in auditing.
Tags: , ,
trackback

Membuka file-file lama, ternyata ada materi kuliah yang sudah saya rangkum tetapi belum saya posting dalam blog ini. Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat. Mohon maaf karena masih ada kata singkatan  yang agak membingungkan :) Langsung saja cekidot..

Tujuan menyeluruh dalam audit atas siklus penjualan dan penerimaan kas adalah untuk mengevaluasi apakah saldo2 yg dipengaruhi oleh siklus ini telah disajikan secara wajar sesuai dgn prinsip akuntansi yg berlaku umum.

Akun -akun utama: penjualan, return dan pengurangan harga penjualan, beban piutang tak tertagih, potongan tunai yg diambil, piutang usaha dagang, penyisihan piutang tak tertagih, kas di bank (debit dari penerimaan kas).

Ikhtisar dari tujuan Audit Berkait Transaksi, Pengendalian Intern Kunci, Pengujian Pengendalian, dan Pengujian Substantif atas Transksi untuk Penjualan.

Tujuan audit berkait transaksi

1. Penjualan tercatat adl untuk pengiriman aktual yg dilakukan kepada pelanggan non fiktif (keberadaan)

Pengendalian intern kunci

- Pencatatan penjualan didukung oleh dokumen pengiriman yg diotorisasi dan order pelanggan yg disetujui.

- Faktur penjualan prenumbered dan dipertanggungjawabkan dgn semestinya

- Hanya no. pelanggan yg dianggap absah dlm berkas data computer yg dpt diterima saat dimasukkan

- Rekening bulanan dikirim kepelanggan; keluhan mendapatkan tindak lanjut yg independent

Pengujian atas pengendalian yg lazim

- periksa salinan faktur penjualan yg mendukung konpsemen dan order pelanggan

- periksa persetujuan kredit dlm order pelanggan

- hitung integritas urutan faktur penjualan

- periksa cetakan transaski yg ditolak oleh komputer karena mempunyai no pelangan yg tidak absah

- amati apakah rekening dikirim dan diperiksa berkas korespodensi dengan pelanggan

Pengujian substantif atas transaksi yg lazim

- Telaah jurnal penjualan, buku besar, dan berkas induk piutang usaha atau neraca saldo untuk jumlah yg besar atau tidak biasa

- Telusuri ayat jurnal penjualan kesalinan order penjualan, faktur penjualan, dan dokumen pengiriman

- Telusuri dokumen pengiriman kedalam catatan persediaan perpetual

- Telusuri ayat kredit dalam berkas induk piutang usaha kesumber yg absah

2. penjualan yg ada telah dicatat (kelengkapannya)

Pengendalian inter kunci

- Dokumen pengiriman prenumbered dan dipertanggungjawabkan

- Faktur penjualan prenumbered dan dipertanggungjawabkan

Pengujian atas pengendalian yg lazim

- periksa integritas urutan dokumen pengiriman

- periksa integritas faktur penjualan

Pengujian substantif ats tarnsaksi yg lazim

- Telusuri dokumen pengiriman kefaktur penjualan dan pencatatan kejurnal penjualan dan berkas induk piutang usaha

3. Penjualan yg tercatat adalah untuk jumlah barang yg dikirim dan ditagih dan dicatat dgn benar (akurasi)

Pengendalian intern kunci

- Penentuan harga, syarat penjualan, dan potongan harga mendapat persetujuan sebagai mana mestinya

- Verivikasi intern atas penyiapan faktur

- Harga jual per unit yg disetujui dimasukkan kekomputer dan digunakan untu semua penjualan

- Batch total dibandingkan dgn laporan ikhtisar komputer

Pengujian atas pengendalian yg lazim

- Periksa indikasi verifikasi intern atas dokmn yg dipengaruhi.

- Periksa cetakan komptr mengenai hrg jual per unit yg disetujui

- Periksa berkas batch total utk adanya inisial klerk pengendali data; bandingkan total ke laprn ikhtisar

Pengujian Substantif atas Transaksi yg Lazim

- hitung ulang informasi dlm faktur penjualan

- telusuri ayat jurnal dlm jurnal penjualan ke faktur penjualan

- telusuri rincian faktur penjualan ke dokumen pengiriman, daftar harga, order pelanggan.

4. transaksi pnjln diklasifikasi dgn pantas (klasifikasi)

Pengendalian intern kunci

- penggunaan bagan akun yg memadai.

- Telaah dan verifikasi intern.

Pengujian atas pengendalian yg lazim

- Telaah kecukupan bagan akun.

- Periksa indikasi adanya verifikasi intern untuk dokumen terkait.

Pengujian Substantif atas Transaksi yg Lazim

- Periksa dokumen yg mendukung transaksi penjualan utk ketepatan klasifikasi.

5. Pnjln dicatat dalam waktu yg tepat ( tepat waktu).

Pengendalian intern kunci

- Prosedur yg diperlukan untuk penagihan dan pencatatan penujalan setiap hari sedekat mungkin dari saat kejadian.

- Verifikasi intern.

Pengujian atas pengendalian yg lazim

- Periksa dokumen untuk pengiriman yg belum ditagih dan penjualan yg dicatat.

- Periksa indikasi verifikasi intern dalam dokumen terkait.

Pengujian Substantif atas Transaksi yg Lazim

- Bandingkan tangal transaksi pnjln tercatat dengan tgl dalam catatan pengiriman.

6. Transksi penujalan dimasukkan dgn pantas dlm berkas induk dan diikhtisarkan dgn benar ( posting dan pengikhtisaran)

Pengendalian intern kunci

- Rekening bulanan regular kepelanggan.

- Vervisi intern atas isi berkas induk piutang usaha

- Pembandingan berkas induk piutang usaha atau total neraca saldo dan saldo buku besar.

Pengujian atas pengendalian yg lazim

- Amati apakah rekening dikirim.

- Periksa indikasi adanya verifikasi intern.

- Periksa inisial dlm akun buku besar yang mengidentifikasikan adanya perbandingan.

Pengujian Substantif atas Transaksi yg Lazim

- Perikasa penjualan ke bawah jurnal dan telusuri postingnya ke buku besar dan berkas induk piutang usaha.

 

Ikhtisar dari Tujan Audit Berkait Transaksi, Pengendalian Intern Kunci, Pengujian Pengendalian, dan Pengujian Substantif atas Transksi untuk Penerimaan Kas.

Tujuan audit berkait transaksi

1. Penerimaan kas yg dicatat adalah dana yg secara aktual diterima oleh perusahaan (keberadaan)

Pengendalian intern kunci

- Pemisahan tgs antr penganan kas dan pencatatan.

- Rekonsiliasi yg independen atas akun bank.

Pengujian atas pengendalian yg lazim

- Amati pemisahan tgs

- Amati rekonsiliasi ug independen atas akun bank

Pengujian substantif atas transaksi yg lazim

- Telaah jurnal penerimaan kas, buku besar, dan berkas induk piutang usaha atau neraca saldo untuk jumlah yg besar atau tidak biasa

- Telusuri dari jurnal penerimaan kas ke rekng koran.

- Buktikan penerimaan kas.

2. Kas yg diterima telah dicatat dlm jurnal penerimaan kas (kelengkapannya)

Pengendalian intern kunci

- Pemisahan tugas antara pengangan kas dan pencatatan.

- Gunakan nota pembaran atau daftar penerimaan kas.

- Persetujuan segera atas cek masuk.

- Verifikasi intern atas pencatatan penerimaan kas

- Pengiriman laporan bulanannya secara reguler ke pelanggan

Pengujian atas pengendalian yg lazim

- Diskusikan dgn pegawai dan pengamatan

- Periksa urutan numerik atau periksa daftar

- Amati penyelesaian cek yang masuk

- Periksa indikasi adanya verifikasi intern

- Pengamatan pengiriman rekng bulanan ke pelanggan

Pengujian substantif ats tarnsaksi yg lazim

- Telusuri dari nota pembayaran atau daftar penerimaan ke jurnal penerimaan kas.

3. Penerimaan kas yg dicatat telah disetor dan dicatat pada nilai yang terima (akurasi)

Pengendalian intern kunci

- Sama seperti tujuan sebelumnya.

- Rekonsiliasi yg reguler atas akun bank.

- Batch total dibandingkan dgn laprn ikhtisar komputer.

Pengujian atas pengendalian yg lazim

- Sama seperti tujuan sebelumnya.

- Telaah rekonsiliasi bank bulanan.

- Periksa berkas batch total akan adanya inisial klerk pengendali data: bandingkan totalnya dengan laprn ikhtisar.

Pengujian Substantif atas Transaksi yg Lazim

- Pembuktian penerimaan kas.

4. Penerimaan kas dicatat dlm wkt yg sesuai ( tepat wkt)

Pengendalian intern kunci

- Prosedur yg diperlukan utk mencatat penerimaan kas setiap hari

- Verifikasi intern.

Pengujian atas pengendalian yg lazim

- Amati kas yg blm dicatat pd satu titik wkt tertentu.

- Periksa indikasi adanya verifikasi intern.

Pengujian Substantif atas Transaksi yg Lazim

- Bandingkan tanggal setoran dengan tanggal dlm jurnal penerimaan kas dan daftar penerimaan kas.

5. Penerimaan kas dimasukkan dgn semestinya dlm berkas induk dan diikhtisarkan dgn benar (posting dan pengikhtisaran).

Pengendalian intern kunci

- Rekening bulanan dikirim ke pelanggan secara reguler.

- Verifikasi intern atas isi berkas induk piutang usaha.

- Perbandingan berkas induk piutang usaha atau total neraca saldo dengan saldo buku besar.

Pengujian atas pengendalian yg lazim

- Amati apakah laporan dikirim.

- Periksa indikasi adanya verifikasi intern.

- Periksa inisial pada akun buku besar yg mengidikasikan perbandingan.

Pengujian Substantif atas Transaksi yg Lazim

- Periksa penjumlahan ke bwh dan telusuri postingnya ke buku besar dan berkas induk piutang usaha.

 

Ikhtisar dari Tujuan Audit, Pengendalian Intern Kunci, Pengujian atas dan Pengujian Substantif atas Transksi untuk Penggajian.

Tujuan Audit

1. Pembayaran gaji yg dicata adlah utk pekerjaan yg secara aktual dilaksanakan oleh pegawai non fiktif ( keberadaan ).

Pengendalian intern kunci

- Kartu absen disetujui oleh mandor.

- Mesin absent digunakan utk mencatat wkt krj.

- Berkas kepegawaian g ckp otorisasi kerja.

- Pemisahan tgs antara kepegawaian, pengelolaan wkt, dan pembayrn gaji.

- Hanya pegawai yg dicatat dlm data komputer sbg aksah yg diterima kalau dimasukkan.

- Otorisasi utk mengeluarkan cek.

Pengujian atas pengendalian yg lazim

- Periksa kartu absent utk indikasi persetujuan.

- Periksa kartu absen.

- Telaah kebijakan kepegawaian.

- Periksa berkas kepegawaian.

- Telaah bagan organisasi, bicarakan dgn pegawai, dan amati tgs yg dikerjakan.

- Periksa hasil cetak dari transaksi yg ditolah oleh komputer sbg no pegawai yg tidah absah.

- Periksa pencatatan penggajian untuk indikasi persetujuan.

Pengujian substantif atas transaksi yg lazim

- Telaah jurnal penggajian, buku besar, catatan pendapatan gaji utk jmlh yg besar atau tidak biasa.

- Bandingkan cek yg diambl dengan jurnal penggajian dlm nama, jmlh dan tgl.

- Periksa cek yg diambil utk persetujuan yg memadai.

- Bandingkan cek yg diambil dgn catatan kepegawaian.

2. Transaksi penggajian yg ada telah dicatat ( kelengkapan).

Pengendalian inter kunci

- Cek gaji adalah prenumbered dan dipertanggungjawabkan

- Penyiapan rekonsiliasi bank yang independen.

Pengujian atas pengendalian yg lazim

- Hitung urutan cek gaji.

- Diskusikan dgn pegawai dan amati rekonsiliasi.

Pengujian substantif atas transaksi yg lazim

- Rekonsiliasi pengeluaran dalam jurnal penggajian dgn pengeluaran dlm rekng bank gaji.

- Buktikan rekonsiliasi bank.

3. Transaksi penggajian yg dicatat adalh jmlh wkt krj actual dan tgkt upah yg semestinya; pemotongan dihitung dengan semestinya (akurasi)

Pengendalian intern kunci

- Verifikasi intern atas perhitungan dan jmlh.

- Batch total dibandingkan dgn laprn ikhtisar komptr.

- Otorisasi tgkt upah, gaji, atau komisi.

- Pemotongan, termasuk jmlh asuransi dan simpanan kepegawaian.

Pengujian atas pengendalian yg lazim

- Periksa indikasi verifikasi intern.

- Periksa berkas batch total utk inisial klerk pengendali data; bandingkan total ke laprn ikhtisar.

- Periksa catatan penggajian atas indikasi adanya verifikasi intern.

- Periksa otorisasi dlm brks kepegawaian.

Pengujian Substantif atas Transaksi yg Lazim

- Hitung ulang jam krj dr krt absen.

- Bandingkan tgkt upah dgn kontrak krj, perstujan oleh dewan direksi dan komisaris, atau sumber lain.

- Hitung ulang pembayaran kotor.

- Cek pemotongan dengan acuan tabel pajak dan formular otorisasi dlm berkas kepegawaian.

- Hitung ulang gaji bersih

- Bandingkan cek yg diambil dgn jurmal penggajian dlm jumlahnya.

4. Transaksi penggajian diklasifikasikan dgn memadai (klasifikasi)

Pengendalian intern kunci

- Bagan akun yg memadai.

- Verifikasi intern atas klasifikasi.

Pengujian atas pengendalian yg lazim

- Telaah bagan akun.

- Periksa indikasi verifikasi intern.

Pengujian Substantif atas Transaksi yg Lazim

- Bandingkan klasifikasi dgn bagan akun atau pedoman prosedur.

- Telaah kartu absen untuk pegawai bagian dan tiket kartu utk penugasan pekerjaan, dan telusuri melalui didistribusi tenaga kerja.

5. Transaksi penggajian dicatat pada wkt yg tepat (tepat wkt)

Pengendalian intern kunci

- Prosedur yg memerlukan pencatatan trnsks sesegera mungkin stlh gaji dibayar.

- Verifikasi intern.

Pengujian atas pengendalian yg lazim

- Periksa pedoman prosedur dan amati kapan dilakukan pencatatan.

- Periksa indikasi verifikasi intern.

Pengujian Substantif atas Transaksi yg Lazim

- Bandingkan tgl pencatatan cek dlm jurnal penggajian dgn tgl pd cek yg diambil dan krt absen.

- Bandingkan tgl dlm cek dgn tgl cek diuangkan di bank

6. Transksi penggajian dimasukkan dlm berkas induk penggajian dgn semestinya; dan diikhtisarkan dgn semestinya (posting dan pengikhtisaran)

Pengendalian intern kunci

- Verifikasi intern atas isi berkas induk gaji.

- Perbandingan berkas induk penggajian dgn tatal buku besar penggajian.

Pengujian atas pengendalian yg lazim

- Periksa indikasi verifikasi intern.

- Periksa laprn total ikhtisar yg diinisialkan yg mengindikasikan perbandingan telah dibuat.

Pengujian Substantif atas Transaksi yg Lazim

- Uji akurasi klerikal dgn menghitung penjmlah ke bwh jurnal penggajian dan telusuri posting ke buku besar dan berkas induk penggajian.

 

*. Order pelanggan (customer order) : permintaan brg dag oleh pelanggan.

*. Order penjualan (sales order) : dok utk mencatat deskripsi, jmlh dan infrms terkait utk brg yg dipesan oleh pelanggan.

*. Dok pengiriman (shipping document) : dok yg dibuat utk memulai pengiriman brg, yg menunjukan deskripsi atas brg dag, jmlh yg dikirim, dan data lain yg relevan.

*. Fakur penjulan (sales invoice) : dok yg menunjukan deskripsi dan kuantitas brg yg dijual, hrg termasuk ongkos angkut, asuransi, syarat pembyrn, dan data lain yg relevan.

*. Jurnal penjualan (sales journal) : jurnal untuk mencatat transaksi penjlan.

*. Laprn ikhtisar penjln ( summary sales report) : dok yg dihslkn kmptr yg mengiktisarkan penjln utk suatu periode.

*. Berkas induk piutang usaha (account receivable master file) : berkas utk mencatat setiap pnjln, penerimaan kas, retur dan pengurangan hrg penjln utk msg-msg pelanggan dan mengelola saldo akun pelanggan.

*. Neraca salsdo piutang usaha ( Account recervable trial balance) : daftar jmlh yg terhutang oleh pelanggan pd wkt tertentu.

*. Laprn bulanan ( monthly statement) : dok yg dikirim pd tiap pelanggan yg menuunjukan sld awal piutang ush, jmlh dan tgl stp penjualan, penerimaan dan pembayaran tunai, nota kredit yg diterbitkn dan saldo akhir.

*. Nota pembyrn (remittance advice) : dok yg menyertai faktur penjlan yg dikirim ke pelanggan dan dikembalikan ke penjual dgn pembyrn tunai.

*. Daftar penerimaan kas yang disiapkan sebelumnya (prelisting of cash receipt) : daftar yg dibuat oleh org yg independen pd saat kas diterima.

*. Jurnal penerimaan kas ( cash receive journal) : jurnal utk mencatat penerimaan kas hasil dari pelanggan.

*. Nota kredit (memo credit) : dok yg berisi pengurangan jmlh yg ditagih dr pelanggan krn adanya pengembalian brg atau pengurangan hrg.

*. Jurnal retur dan pengurangan harga penjualan ( sales return allowance journal) : jurnal utk mencatat retur dan pengurangan hrg pnjln.

*. Nota persetujuan penghapusan piutang ( uncollectible account authorization form) : dok yg digunakan di dlm prshn, yg menunjukkan kewenangan utk menghapuskan piutang ush mnjd tak tertagih.

*. Lapping yg merupakan defalksi yg umum : menangguhkan pencttn penerimaan piutang utk menyembunyikan adanya kekurangn kas. Defalkasi dilakukan oleh org yg memegang penerimaan kas dan mencatatnya ke sistem komputer. Dia menunda mencatat penerimaan kad dr satu pelanggan dan menutupi kekurangan tersebut dgn penerimaan dari pelanggan lain.

About these ads

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 640 other followers

%d bloggers like this: